Tampilkan postingan dengan label Edukasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Edukasi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 Desember 2012

0 komentar

YouTube LeanBack Cara Baru Navigasi dan Tonton Video YouTube ala TV


YouTube yang memang pusatnya video di Internet telah meluncurkan produk baru yang menyajikan navigasi dan cara baru menonton video dari Youtube yang dinamakan Leanback. Fitur baru ini menampilkan Youtube dalam fullscreen dan untuk menavigasinya Anda tidak perlu mengandalkan mouse tetapi panah keyboard dan Enter untuk berpindah video atau memainkan video.

Hal ini cukup menarik karena memang dengan Leanback diharapkan dapat meningkatkan lama waktu menonton dengan tidak adanya gangguan tampilan seperti komentar maupun teks atau image lain yang mengganggu konsentrasi. Inspirasi Leanback datang dari para penonton televisi yang memang terbukti jauh lebih lama menonton yang bisa berjam-jam menghabiskan waktu di depan tv.

Teknologi LeanBack saat ini masih mengandalkan Flash jadi bagi pengguna iPad tentunya tidak bisa mengaksesnya, Untuk mengakses leanback Anda perlu login ke akun Google atau Youtube terlebih dahulu karena sepertinya Youtube mengandalkan informasi yang telah tersimpan oleh Google tentang Anda untuk menampilkan pilihan video di awal. Memang cukup asyik juga setelah kami mencoba Leanback dan kecenderungan menonton lebih lama memang kami rasakan.


Youtube Leanback ini dapat diakses di Sini


Sumber : Google 


Sabtu, 17 November 2012

0 komentar

Download Mozilla Firefox Tanpa Web Browser

Web browser adalah aplikasi utama untuk browsing. Setiap kita mencari informasi, mengajukan aplikasi online, memainkan game kecil online, download lagu film dan lainnya selalu menggunakan web browser. Web browser di sini bisa berupa Internet Explorer, Opera, Safari, Google Chrome maupun Firefox. Lalu, bagaimana jika pada komputer kita belum terdapat web browser? Atau bisa jadi web browser yang biasa kita gunakan error sehingga untuk membuka halaman web pun tidak bisa?
Solusi utama adalah dengan cara pergi ke warnet (Atau bisa juga meminjam notebook teman) dan download web browser. Bagaimana kalau kita dalam keadaan tergesa-gesa, atau tidak memungkinkan pergi ke warnet untuk download Mozilla Firefox? Jika anda masih memiki koneksi internet, tanpa web browser pun kita bisa download Firefox secara manual menggunakan command prompt.
Bagaimana bisa? Ikuti saja petunjuk berikut ini:
  • Pastikan komputer/notebook anda terkoneksi dengan internet.
  • Buka command prompt (Singkatnya, klik tombol Start, Run, ketik CMD dan tekan tombol enter).
  • Ketik ftp kemudian tekan tombol enter.
  • Lanjutkan dengan mengetikkan open releases.mozilla.org
  • Saat diminta memasukkan username, ketikkan anonymous. Jika ditanya password, jangan ketik apa-apa, langsung tekan tombol enter. Anda akan mendapatkan pesan kalau login sudah berhasil.
  • Setelah itu masuk ke bagian direktori tempat mozilla firefox dengan cara ketik cd mozilla.org/firefox/releases/latest/win32/en-US kemudian tekan enter.
  • Ketil ls (Huruf L dan huruf S), kemudian tekan tombol enter. Jika anda melihat ada daftar release terakhir dari mozilla firefox, maka anda berhasil masuk ke folder/directory tersebut.
  • Rubah mode ftp ke image dengan cara ketik type image kemudian tekan tombol enter.
  • Ubah directory kerja lokal ke drive D (Atau drive lain sesuai dengan keinginan anda) dengan cara ketik lcd d: (Huruf L, C dan D diikuti nama drive dan folder) kemudian tekan tombol enter.
  • Setelah menuliskan directory kerja, ketik get “Firefox Setup 16.0.2.exe” kemudian tekan tombol enter (Perhatikan huruf kecil besar dan kecil, termasuk tanda petik karena ftp menggunakan teknologi Linux yang mengenal case sensitive). Tunggu sampai proses download selesai.
  • Jika download selesai, anda akan melihat pada drive D akan terdapat file installer Firefox versi terakhir.

 
  •  Jika semua proses telah selesai, keluar dari ftp dengan cara ketik bye kemudian tekan tombol enter.

Sekarang anda bisa mendapatkan firefox tanpa harus menggunakan web browser. Alternatif ini bisa digunakan apabila web browser anda mengalami error sehingga memaksa anda melakukan install web browser baru. Jika ingin lebih detail langkah-langkah di atas, anda bisa mlihat gambar di bawah ini.


FAQ

Q) Kenapa saya tidak bisa login?
A) Gunakan user anonymous tanpa password untuk login ke file public mozilla. Ulangi beberapa kali sampai anda bisa masuk ke file public.
Q) Saya sudah mengetikkan cd mozilla.org/firefox/releases/latest/win32/en-US, kenapa tidak bisa masuk ke folder firefox?
A) Karena mozilla menggunakan beberapa site mirror, maka kemungkinan anda masuk ke site mirror yang foldernya berbeda. Coba tambahkan folder pub di bagian depan sehingga menjadi cd pub/mozilla.org/firefox/releases/latest/win32/en-US
Q) Saya sudah mencoba semua, kenapa belum bisa juga?
A) Coba teliti langkah di atas, ulangi sekali atau beberapa kali lagi.
Q) Saya sudah mencoba semua, kenapa belum bisa juga?
A) Pergi ke warnet dan download mozilla firefox seperti biasa, menggunakan web browser.
Tips ini juga bisa digunakan sebagai acuan untuk memperlajari perintah-perintah dasar FTP dan bisa diimplementasikan pada semua platform, baik itu Windows, Linux maupun Mac OS.
Selamat mencoba dan semoga berhasil.


Sumber : Google


Selasa, 13 November 2012

0 komentar

Pria Tidak Bisa Melihat 'Burungnya' Sendiri? Hati-hati Umurnya Pendek


Bagi para pria, sekali-kali perhatikanlah tubuh saat sedang berdiri. Lalu cobalah melihat selangkangan sendiri, bisa atau tidak? Jika bisa, itu artinya normal. Tapi kalau tidak bisa melihat selangkangan sendiri karena terhalang perut yang buncit, ini perlu diwaspadai.

Sebuah kelompok kesehatan di Inggris mengatakan bahwa pria yang tidak dapat melihat 'burungnya' alias kemaluannya sendiri karena obesitas berisiko lebih pendek usianya hingga 9 tahun. Tes sederhana ini akan lebih akurat dilakukan sambil telanjang.

Kelompok kesehatan ini mendirikan situs bernama WeLoveOurHealth.co.uk dan meluncurkan tes yang diberi nama 'The Big Check'. Tujuannya untuk mendorong pria mengukur berat badannya sendiri dengan cara yang mudah dan sederhana.

Website ini melakukan jajak pendapat terhadap 1.000 orang di Inggris dan menemukan bahwa sekitar 33 persen pria berusia 35-60 tahun tidak dapat melihat penisnya sendiri karena terhalang oleh perut.

Penelitian sebelumnya telah menyarankan kondisi ini menandakan kelebihan lemak perut pada pria sehingga meningkatkan kerentanannya terserang diabetes tipe 2, kanker usus besar, penyakit jantung dan masalah kesehatan lainnya.

"Pria lebih peduli kepada mobilnya daripada tubuhnya sendiri dan sering hanya melihat dokter jika disuruh oleh pasangan atau kerabat," kata kepala Dr Sarah Brewer, kepala kampanye situs tersebut seperti dilansir Medical Daily, Senin (12/11/2012).

Brewer mendorong para pria yang tidak bisa melihat kemaluannya sendiri untuk memulai hidup sehat dan mengecilkan perutnya. Obesitas berkaitan dengan sejumlah penyakit, terutama lemak yang berkumpul di bagian tengah tubuh.

Itulah sebabnya mengapa ukuran pinggang dianggap sebagai cerminan kondisi kesehatan yang lebih akurat dibanding indeks massa tubuhnya.

"Penelitian kami menunjukkan bahwa jika seseorang memiliki IMT yang normal, hal ini dengan sendirinya menyatakan bahwa risikonya terkena penyakit jantung rendah," kata peneliti, Dr Francisco Lopez-Jimenez.


Summber : http://health.detik.com

Senin, 12 November 2012

0 komentar

Yang Muda yang Anti JIL


Sudah pernah dengar kiprah Jaringan Islam Liberal (JIL), kan? Ya, gerakan yang sering mengatasnamakan kebebasan dalam segala hal ini memang cukup menarik perhatian publik.

Amat sering mereka melontarkan pendapat-pendapat baru yang keluar dari mainstream ajaran telah menjadi ijma’ di kalangan kaum Muslimin. Logika dan rasionalitas biasa mereka jadikan senjata andalan saat mengeluarkan “fatwa baru”.

Padahal, kita tentu menyadari bahwa tak semua hal bisa masuk logika kita. Tak ayal, beberapa ulama atau ustadz yang awam akan logika, filsafat, atau sejenisnya menjadi “galau” dibuatnya. Apalagi, santri-santri yang tentu masih perlu lebih banyak belajar, seringkali silau dengan pemikiran hasil “ijtihad” JIL dan kroni-kroninya. Jadi, jangan remehkan dampak dahsyat produk-produk mereka, kawan-kawan!

Hal itu menjadi salah satu penyebab tidak banyak kaum muda yang mau peduli terhadap gerakan kontra JIL. Demikian yang dulu pernah disampaikan para peneliti Institute for the Study of Islamic Thought and Civilizations (INSISTS) dalam berbagai kesempatan.

Tapi, minimnya animo pemuda tersebut sepertinya akan segera berbalik. Mungkin ia telah sampai pada titik terendah. Kini, animo itu justru nampak perlahan naik. Munculnya gerakan # Indonesia Tanpa JIL (ITJ) adalah bukti nyatanya.

Upaya membendung pemikiran SEPILIS (sekularisme, pluralisme, dan liberalisme) sekarang bukan lagi jadi proyek para cendekiawan Muslim yang hanif (lurus). Kaum muda di berbagai daerah pun sudah mulai ikut serta.

Saya merasakan betul, spirit perlawanan para aktivis ITJ ini saat kemarin (21/10) bertemu langsung dengan mereka. Dalam event # ARISAN (Ahad, Mari Belajar Islam dan Pemikiran) di sekretariat ITJ, Jl. Utan Kayu No. 68B Jakarta Timur tersebut, saya beserta beberapa rekan dari KAMMI Madani memang sengaja hadir. Selain untuk menimba ilmu langsung dari Ust. Adnin Armas, M. A. (Direktur Eksekutif INSISTS), agenda silaturrahim dan menambah link menjadi misi kami. Alhamdulillah, misi-misi tersebut tercapai dengan sukses.

Kembali ke pokok bahasan, kita patut bersenang hati melihat geliat gerakan anti JIL sudah mulai digandrungi para pemuda. Jangan bayangkan bahwa para aktivis ITJ itu ialah mereka semua yang berjenggot serta berkerudung dan berjilbab lebar. Beberapa sosok  yang sempat tertangkap mata saya justru tak sedikit yang tidak masuk kriteria itu.

Artinya, gerakan anti JIL ternyata sudah bukan lagi milik para aktivis pergerakan Islam saja. Mereka yang bercelana jeans, berkumis, bahkan yang masih senang merokok pun ikut dalam ITJ. Mengapa demikian? Menurut saya, amat tepat apa yang Ust. Adnin sampaikan kemarin. Ustadz  yang dikenal ahli filsafat serta menguasai Bahasa Inggris dan Latin ini kurang lebih berujar seperti ini:

“Sebenarnya setiap pribadi Muslim yang jujur dalam memahami Islam secara umum saja, tahu bahwa apa yang dilakukan oleh JIL itu tidak benar. Jadi, tidak perlu pintar-pintar amat untuk menentukan sikap terhadap kerancuan berpikir ala JIL. Bukankah keyakinan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah nabi terakhir sudah final? Bukankah telah jelas bahwa Alquran itu dijamin oleh Allah tentang kesuciannya dan terhindar dari penyimpangan? Siapa pun, asalkan masih berpikir secara objektif pasti tidak setuju kalau ada yang mencoba mengktritisi hal yang sudah pasti kebenarannya itu.”

Maka, menjadi hal yang menarik melihat pergulatan pemikiran ini sudah tak lagi menjadi arena para “sesepuh”. Biarlah mereka dari kalangan JIL banyak merekrut sarjana bahkan doktor bertitel yang sudah tak beres lagi pemikirannya.

Maka, di sini kaum muda Muslim sudah mulai merapat dengan para intelektual Muslim yang insyaAllah masih hanif. Akan tetapi, tentu upaya meng-upgrade kapasitas dan kualitas keilmuan tetap akan menjadi salah satu agenda kami. Jika saat ini sudah mulai tumbuh tunas muda anti JIL, maka tidakkah kamu malu jika hanya berdiam diri?


RM, 23 Oktober 2012



Nur Afilin
Mahasiswa


Sumber : http://www.republika.co.id
0 komentar

Sekali Lagi Ditegaskan, Bahasa Inggris SD Tak Dihapus


Beberapa waktu lalu, penghapusan mata pelajaran bahasa Inggris dalam kurikulum untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) sempat ramai dibicarakan. Menanggapi hal ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) kembali memberi klarifikasi mengenai keberadaan mata pelajaran Bahasa Inggris untuk SD.

Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Musliar Kasim, mengatakan bahwa mata pelajaran bahasa Inggris untuk jenjang SD memang tidak pernah diwajibkan. Untuk itu, tidak ada penghapusan mata pelajaran bahasa Inggris dalam perombakan kurikulum untuk tingkat SD.

"Bukan dihapuskan. Memang dari dulu tidak ada mata pelajaran wajib bahasa Inggris," kata Musliar kepada Kompas.com, Senin (12/11/2012).

"Selama ini, mata pelajaran bahasa Inggris di tingkat SD itu masuk ke mulok bukan wajib," imbuh Musliar.

Ia mengatakan bahwa mata pelajaran bahasa Inggris memang tidak akan dimasukkan dalam enam mata pelajaran wajib untuk tingkat SD dalam kurikulum baru. Hal ini mempertimbangkan daerah-daerah lain yang berada di pelosok dan tenaga pengajar juga terbilang masih minim.

"Kalau bahasa Inggris ini jadi mata pelajaran wajib tapi tenaga pengajarnya tidak kompeten maka efeknya tidak baik bagi anak-anak," jelas Musliar.

Kendati demikian, bagi sekolah yang menjadikan bahasa Inggris sebagai muatan lokal atau pelajaran tambahan dapat tetap dilakukan selama konten yang diberikan tidak membebani dan dapat diterima baik oleh anak-anak.

Beberapa waktu lalu, Sekretaris Jendral Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Retno Listyarti mengungkapkan bahwa pembelajaran bahasa Inggris untuk tingkat SD memang harus dibedakan dengan tingkat SMP dan SMA. Menurutnya, anak-anak usia SD cukup dibekali dengan berbagai kosakata baru dengan cara yang menyenangkan dalam memperkenalkannya.

"Kalau belajarnya sudah masalah grammar atau structure, ya nanti dulu. Anak-anak SD ini kan masih tahap mengenal. Berikan saja vocabulary yang beragam. Jadi tidak jadi mapel wajib juga tidak apa," ujarnya. 


Sumber : http://edukasi.kompas.com