Tampilkan postingan dengan label Metropolitan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Metropolitan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 November 2012

0 komentar

Jokowi: Kartu Jakarta Sehat Masih Dievaluasi Hingga Desember

Kartu Jakarta Sehat bagi warga ibu kota masih menyimpan kendala. Gubernur DKI Jokowi pun mengamini adanya hambatan teknis di lapangan. Namun tak perlu khawatir, pihak Pemprov DKI terus melakukan evaluasi.

"Masih uji coba karena ini sistem baru dan manajemen baru," kata Jokowi di balai kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Rabu (14/11/2012).

Jokowi menegaskan, karena masih uji coba tentu perlu dimaklumi bila ada kendala. Pihak Pemprov DKI akan terus melakukan perbaikan.

"Soal penggunaannya akan dievaluasi dengan pihak rumah sakit dan sedang dicari masalahnya dan soulusinya hingga Desember," terang Jokowi.

Beberapa waktu lalu, Jokowi memberi pernyataan bahwa Kartu Jakarta Sehat (KJS) bisa dipakai untuk menanggung semua jenis penyakit. Bahkan untuk perawatan mahal seperti untuk kanker dan kemoterapi sekalipun.

"Ya semua jenis penyakit termasuk kanker dan kemoterapi. Kemoterapi itu kan mahal, ya bisa," ujar Jokowi dalam perbincangan dengan wartawan di rumah makan Dapur Sunda, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Senin 


Sumber : detik.com
0 komentar

Biaya Kartu Sehat Jokowi Dikhawatirkan


Mekanisme pembiayaan Kartu Jakarta Sehat masih menyisakan pertanyaan. Sebagian pihak mengkhawatirkan Pemerintah Provinsi DKI kerepotan menutup klaim rumah sakit. Sementara itu, sistem klaim program layanan sebelumnya menghambat operasional rumah sakit. 

”Selama tahun 2012, utang Pemprov DKI untuk biaya pelayanan kesehatan warga di RSUD Pasar Rebo mencapai Rp 5,5 miliar. Padahal, sebagai badan layanan umum (BLU), kami sangat membutuhkan dana segar untuk membiayai pelayanan kesehatan di rumah sakit,” tutur Deddy Suryadi, Humas RSUD Pasar Rebo, Senin (12/11/12), di Jakarta. 

Dia meminta agar pola klaim rumah sakit meniru sistem Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) dari Kementerian Kesehatan. Sistem klaim Jamkesmas cukup terkontrol lewat jaringan internet yang saling terhubung. Setiap pengeluaran rumah sakit dapat dilaporkan segera. Setiap sebulan sekali, klaim yang diajukan rumah sakit pun dapat langsung dicairkan. 

Agar persoalan klaim tidak terulang, dia meminta ada sinergi Kartu Jakarta Sehat (KJS) dengan program pelayanan kesehatan yang sudah ada. Program yang dimaksud adalah warga yang menggunakan kartu Keluarga Miskin (Gakin) dan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM). Sinergi program ini penting artinya agar klaim pembiayaan kesehatan bisa dicairkan setiap sebulan sekali.
Direktur Utama RS Cipto Mangunkusumo Akmal Taher menyambut baik peluncuran KJS dari Pemprov DKI Jakarta. Menurut dia, kartu ini membantu pihak rumah sakit memverifikasi pasien sehingga mempercepat proses pelayanan. 

Jamin tidak masalah 
 
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menjamin tidak akan ada masalah dengan program KJS. Mengenai klaim rumah sakit yang belum terbayar, Pemprov DKI segera melunasinya. Dia memastikan peserta program Jamkesda akan menjadi peserta KJS. "Sementara ini masih transisi, berikutnya segera ada perbaikan pendataan," katanya.
Menurut Jokowi, program ini diperkirakan dapat menjangkau 4,5 juta warga DKI yang belum memiliki proteksi kesehatan. 

”Kami bisa bantu sampai pengobatan kemoterapi. Namun, kami tidak menanggung biaya warga yang ingin membeli alat bantu pendengaran dan kacamata,” katanya.
Dalam rangka sosialisasi kepada warga, kemarin Jokowi membagikan langsung KJS kepada warga. Pembagian dilakukan di Marunda (Jakarta Utara), Tanah Tinggi (Jakarta Pusat), serta Bukit Duri dan Manggarai (Jakarta Selatan). Jokowi mendatangi rumah warga secara acak kemudian mengajak dialog sebentar. 

Di Marunda, Jokowi menjelaskan cara menggunakan kartu tersebut. ”Bapak, Ibu, bisa bawa kartu ini ke puskesmas. Kalau sakitnya parah, bawa ke rumah sakit. Jika tak dilayani dengan baik, sampaikan nanti akan dilaporkan ke Gubernur,” ujarnya.
Jokowi menambahkan, KJS memuat riwayat kesehatan pemegangnya. Selain itu, kartu juga merekam sistem pembayaran yang terintegrasi dengan Dinas Kesehatan DKI Jakarta. Dengan demikian, pengawasannya lebih mudah. 

Sebanyak 985 KJS telah dibagikan kepada warga Kelurahan Marunda dan Kelurahan Pademangan Timur. Namun, sejumlah warga mengaku belum tahu prosedur mendapatkan kartu itu.
”Sudah dengar, tetapi belum tahu ke mana mengurusnya. Ini juga sedang mengurus surat keterangan tidak mampu untuk berobat ke rumah sakit,” kata Masdiyah (20), warga Marunda.
KJS digulirkan tahun ini menggunakan sisa anggaran tahun 2012 senilai Rp 800 miliar. Adapun tahun 2013, dana program KJS disediakan sekitar Rp 1 triliun. ”Kartu Jakarta Sehat ini intinya melanjutkan program JPK/Gakin yang sudah berjalan, hanya nama dan mekanismenya yang berbeda,” kata anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Ashraf Ali. 

Ashraf menambahkan, ada tambahan dana Rp 300 miliar dari APBD Perubahan untuk membayar tunggakan tagihan ke rumah sakit. Jadi, total biaya untuk KJS mencapai Rp 1,1 triliun untuk tahun 2012.
Dana itu untuk biaya pengobatan warga DKI Jakarta yang rentan dan tidak mampu. Sebanyak 3.000 kartu sudah didistribusikan kepada warga pada tahap pertama. Tahun 2013, sasaran KJS 4,7 juta orang. 
 
 Sumber : kompas.com

Minggu, 04 Desember 2011

0 komentar

Sierra Soetedjo - Only one - Full Album

Songs :
1. The Only One
2. Fallen
3. Lately
4. Something
5. Save the Last Dance
6. Especially For You
7. Leaving On a Jet Plane
8. Have I Told You Lately That I Love You
9. Thank You Love
Bonus track: Especially For You feat. Jed Madela
Download :

Link 1 : http://goo.gl/4Fgwt

Link 2 : http://goo.gl/852Wm


Sierra Soetedjo adalah seorang pendatang baru dalam blantika musik jazz, yang mendalami vokal di WAAPA (Western Australia Academy of Performing Arts). Sierra juga sempat menjadi bintang tamu dalam album ke-3 Tompi My Happy Life dimana Sierra berduet dengan Tompi dalam lagu Love Letter.
Sierra juga beberapa kali tampil di Java Jazz Festival ataupun duet dengan Katon Bagaskara untuk beberapa lagu Kla Project. Selain itu Sierra juga sering tampil di Salihara Community ataupun dalam Pitoelas Big Band.

Album debut Sierra ini berisikan lagu-lagu pop Barat yang diaransemen secara akustik, sehingga menjadi lebih easy listening, manis dan fresh. Lagu-lagu ini sangat sesuai dengan karakter vocal Sierra yang lembut, manja dan romantis.
Yang menarik adalah lagu track pertama yang berjudul 'The Only One', sangat mengejutkan ternyata lagu yang indah ini diciptakan oleh Adi Bing Slamet, yang sebelumnya ada di album OST film Merpati Tidak Pernah Ingkar Janji.

Selain itu, lagu Something yang sebelumnya dibawakan ala rock n roll oleh Beatles, diaransemen dalam versi akustik.
Lagu-lagu andalan yang juga tidak kalah menarik untuk disimak adalah Fallen, Lately, Save the Last Dance, Especially For You, Leaving On a Jet Plane, Have I Told You Lately That I Love You dan Thank You Love.
Sebagai bonus track, Sierra berduet dalam lagu 'Especially For You' dengan penyanyi ballad dari Philipina, Jed Madela.
Album ini sangat menarik untuk dijadikan koleksi.


Sumber : Google