Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan

Selasa, 11 Desember 2012

0 komentar

2013, Telkom Sebar 1 Juta WiFi ke Seluruh Indonesia



PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) berjanji akan memperluas penggunaan internet ke seluruh Indonesia dengan menyediakan satu juta titik jaringan internet nirkabel (WiFi) pada 2013.

"Rencana itu berdasarkan tingginya kebutuhan akses internet jika terfasilitasi dengan baik akan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia," kata Slamet Riyadi selaku Head of Corporate Communication and Affair PT Telkom, seperti dikutip dari Antara, Selasa (11/12/2012)

Untuk merealisasikan program "Indonesia WiFi" tersebut Telkom menggandeng Cisco sebagai penyedia perangkat jaringan, sepertiaccess point di kota-kota besar di Indonesia.

Sampai akhir tahun ini Telkom akan menyediakan 100.000 titik WiFi yang tersebar di 30 kota di Jawa, Kalimantan, Sumatra, Sulawesi, dan Bali.

Indonesia Wifi juga telah menyediakan "offloading traffic 3G" untuk pelanggan Telkomsel, terutama di berbagai institusi pendidikan, kampus, pusat perbelanjaan, dan ruang-ruang publik, seperti taman kota dan bandara. Layanan internet itu dapat diakses secara gratis.

Telkom sebagai perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia, sampai saat ini memiliki 8,6 juta pelanggan fixed-line, 15,9 juta pelanggan broadband, dan 121 juta pelanggan seluler.

Hal tersebut tentunya merupakan peluang bagi Telkom untuk mendorong kemajuan bagi Indonesia di berbagai bidang melalui Indonesia WiFi.



Sumber : Kompas





Selasa, 13 November 2012

0 komentar

Jokowi: Kartu Jakarta Sehat Masih Dievaluasi Hingga Desember

Kartu Jakarta Sehat bagi warga ibu kota masih menyimpan kendala. Gubernur DKI Jokowi pun mengamini adanya hambatan teknis di lapangan. Namun tak perlu khawatir, pihak Pemprov DKI terus melakukan evaluasi.

"Masih uji coba karena ini sistem baru dan manajemen baru," kata Jokowi di balai kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Rabu (14/11/2012).

Jokowi menegaskan, karena masih uji coba tentu perlu dimaklumi bila ada kendala. Pihak Pemprov DKI akan terus melakukan perbaikan.

"Soal penggunaannya akan dievaluasi dengan pihak rumah sakit dan sedang dicari masalahnya dan soulusinya hingga Desember," terang Jokowi.

Beberapa waktu lalu, Jokowi memberi pernyataan bahwa Kartu Jakarta Sehat (KJS) bisa dipakai untuk menanggung semua jenis penyakit. Bahkan untuk perawatan mahal seperti untuk kanker dan kemoterapi sekalipun.

"Ya semua jenis penyakit termasuk kanker dan kemoterapi. Kemoterapi itu kan mahal, ya bisa," ujar Jokowi dalam perbincangan dengan wartawan di rumah makan Dapur Sunda, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Senin 


Sumber : detik.com
0 komentar

7 Sinyal Bahaya bagi Apple

Apple memang masih berada di posisi puncak industri teknologi. Namun ancaman dari rival yang semakin menguat tampaknya harus membuat mereka waspada.

Ya, belakangan ini muncul beberapa sinyal bahaya untuk Apple. Jika tidak mengantisipasi sinyal ini, boleh jadi di masa depan Apple akan sedikit sempoyongan.

Berikut beberapa alarm bahaya yang dinilai perlu diwaspadai Apple, seperti dikutip detikINET dari HuffingtonPost, Selasa (13/11/2012).

1. Belum ada lagi gadget revolusioner

Apple dikenal cukup sering merevolusi industri teknologi. Dimulai dari kedatangan pemutar musik iPod, iPhone sampai komputer tablet iPad.

Namun, produk terakhir revolusioner mereka adalah iPad yang keluar pada tahun 2010. Sejak saat itu, Apple hanya sekadar menambah fitur gadgetnya yang sudah eksis dan tidak ada lagi penambahan lini produk baru.

Apple TV yang banyak dirumorkan pun tidak juga hadir. Muncul pertanyaan dari beberapa pihak, apakah Apple sudah kekurangan ide inovatif?

2. Kekalahan iPhone

Sejak pertama kali diluncurkan, iPhone selalu menjadi merek smartphone terpopuler dengan penjualan terbanyak. Namun kini, iPhone tidak lagi menyandang status tersebut.

Galaxy S III dari Samsung berhasil menjungkalkan iPhone 4S dengan penjualan 18 juta unit dibanding 16,2 juta unit pada kuartal 3 2012. Ini adalah pertama kalinya versi iPhone tidak menempati posisi pertama.

Memang kedatangan iPhone 5 dinilai akan kembali membuat Apple bertahta. Namun tetap saja iPhone kini menghadapi persaingan yang sangat berat.

3. Penurunan pangsa pasar iPad

Sama seperti iPhone, iPad adalah raja di segmen komputer tablet. Sayangnya, gempuran kompetitor membuat dominasi iPad perlahan tapi pasti terkikis.

Data terbaru menunjukkan market share iPad di kuartal III 2012 mencapai 50%. Turun dari kuartal sebelumnya yang mencapai 65,5%.

Gempuran pasukan Android murah yang dimotori Amazon, Samsung dan juga Google sendiri tampaknya memang menghadirkan persaingan yang signifikan bagi iPad.

4. Loyalitas pengguna iPhone menurun

Penggemar Apple dikenal loyal dengan sebutan Apple fanboy. Namun belakangan, kesetiaan mereka agaknya tidak lagi seperti dulu.

Penelitian dari Strategy Analytics menyebutkan loyalitas pengguna Apple sedikit menurun. Tahun 2012 ini, 'hanya' 88% pengguna iPhone yang memastikan akan kembali membeli iPhone. Turun dari tahun sebelumnya yang sebesar 93%.

Memang ditilik dari angkanya, kesetiaan pengguna iPhone masih sangat tinggi. Namun jika Apple tidak berinovasi, bisa jadi mereka akan semakin ditinggalkan.

5. Harga kemahalan dibanding pesaing

Apple memang hampir selalu menjual barang dengan harga premium. Contohnya saja iPad Mini dibanderol mulai USD 329.

Masalahnya, para rival dengan nama besar menawarkan tablet sejenis dengan harga yang jauh lebih murah. Seperti Amazon, Barnes & Noble serta Google menjual tablet 7 inch kurang dari USD 200.

Bisa jadi faktor harga ini pada akhirnya membuat sebagian konsumen memalingkan diri dari produk Apple dan beralih ke produk pesaing.

6. Digempur di China

China adalah salah satu pasar ponsel yang paling menggiurkan mengingat penduduknya yang begitu banyak. Sayangnya dalam laporan terbaru, Apple keluar dari posisi 5 besar produsen smartphone terbesar di sana.

Di posisi pertama adalah rival beratnya, Samsung. Diikuti oleh para vendor lokal yang semakin diminati pasar.

Apple dinilai patut waspada terhadap tren ini. Sebab, China diprediksi akan segera melampaui Amerika Serikat sebagai pasar smartphone terbesar di dunia.

7. Harga saham menurun

Bulan Agustus, saham Apple mencetak rekor harga baru. Saham mereka tembus USD 682,07 per lembar sebelum berakhir di USD 675,48 per saham.

Namun sejak saat itu, harga saham perusahaan terbesar di dunia ini menunjukkan kecenderungan menurun. Bahkan bulan November ini sempat menyentuh titik terendah dengan harga sekitar USD 582.

Investor rupanya cukup cemas dengan perkembangan Apple. Seperti menurunnya market share iPad dan paksaan mundur terhadap Scott Forstall, salah satu eksekutif kunci terkait buruknya Apple Maps.


Sumber : http://inet.detik.com

 




0 komentar

Biaya Kartu Sehat Jokowi Dikhawatirkan


Mekanisme pembiayaan Kartu Jakarta Sehat masih menyisakan pertanyaan. Sebagian pihak mengkhawatirkan Pemerintah Provinsi DKI kerepotan menutup klaim rumah sakit. Sementara itu, sistem klaim program layanan sebelumnya menghambat operasional rumah sakit. 

”Selama tahun 2012, utang Pemprov DKI untuk biaya pelayanan kesehatan warga di RSUD Pasar Rebo mencapai Rp 5,5 miliar. Padahal, sebagai badan layanan umum (BLU), kami sangat membutuhkan dana segar untuk membiayai pelayanan kesehatan di rumah sakit,” tutur Deddy Suryadi, Humas RSUD Pasar Rebo, Senin (12/11/12), di Jakarta. 

Dia meminta agar pola klaim rumah sakit meniru sistem Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) dari Kementerian Kesehatan. Sistem klaim Jamkesmas cukup terkontrol lewat jaringan internet yang saling terhubung. Setiap pengeluaran rumah sakit dapat dilaporkan segera. Setiap sebulan sekali, klaim yang diajukan rumah sakit pun dapat langsung dicairkan. 

Agar persoalan klaim tidak terulang, dia meminta ada sinergi Kartu Jakarta Sehat (KJS) dengan program pelayanan kesehatan yang sudah ada. Program yang dimaksud adalah warga yang menggunakan kartu Keluarga Miskin (Gakin) dan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM). Sinergi program ini penting artinya agar klaim pembiayaan kesehatan bisa dicairkan setiap sebulan sekali.
Direktur Utama RS Cipto Mangunkusumo Akmal Taher menyambut baik peluncuran KJS dari Pemprov DKI Jakarta. Menurut dia, kartu ini membantu pihak rumah sakit memverifikasi pasien sehingga mempercepat proses pelayanan. 

Jamin tidak masalah 
 
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menjamin tidak akan ada masalah dengan program KJS. Mengenai klaim rumah sakit yang belum terbayar, Pemprov DKI segera melunasinya. Dia memastikan peserta program Jamkesda akan menjadi peserta KJS. "Sementara ini masih transisi, berikutnya segera ada perbaikan pendataan," katanya.
Menurut Jokowi, program ini diperkirakan dapat menjangkau 4,5 juta warga DKI yang belum memiliki proteksi kesehatan. 

”Kami bisa bantu sampai pengobatan kemoterapi. Namun, kami tidak menanggung biaya warga yang ingin membeli alat bantu pendengaran dan kacamata,” katanya.
Dalam rangka sosialisasi kepada warga, kemarin Jokowi membagikan langsung KJS kepada warga. Pembagian dilakukan di Marunda (Jakarta Utara), Tanah Tinggi (Jakarta Pusat), serta Bukit Duri dan Manggarai (Jakarta Selatan). Jokowi mendatangi rumah warga secara acak kemudian mengajak dialog sebentar. 

Di Marunda, Jokowi menjelaskan cara menggunakan kartu tersebut. ”Bapak, Ibu, bisa bawa kartu ini ke puskesmas. Kalau sakitnya parah, bawa ke rumah sakit. Jika tak dilayani dengan baik, sampaikan nanti akan dilaporkan ke Gubernur,” ujarnya.
Jokowi menambahkan, KJS memuat riwayat kesehatan pemegangnya. Selain itu, kartu juga merekam sistem pembayaran yang terintegrasi dengan Dinas Kesehatan DKI Jakarta. Dengan demikian, pengawasannya lebih mudah. 

Sebanyak 985 KJS telah dibagikan kepada warga Kelurahan Marunda dan Kelurahan Pademangan Timur. Namun, sejumlah warga mengaku belum tahu prosedur mendapatkan kartu itu.
”Sudah dengar, tetapi belum tahu ke mana mengurusnya. Ini juga sedang mengurus surat keterangan tidak mampu untuk berobat ke rumah sakit,” kata Masdiyah (20), warga Marunda.
KJS digulirkan tahun ini menggunakan sisa anggaran tahun 2012 senilai Rp 800 miliar. Adapun tahun 2013, dana program KJS disediakan sekitar Rp 1 triliun. ”Kartu Jakarta Sehat ini intinya melanjutkan program JPK/Gakin yang sudah berjalan, hanya nama dan mekanismenya yang berbeda,” kata anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Ashraf Ali. 

Ashraf menambahkan, ada tambahan dana Rp 300 miliar dari APBD Perubahan untuk membayar tunggakan tagihan ke rumah sakit. Jadi, total biaya untuk KJS mencapai Rp 1,1 triliun untuk tahun 2012.
Dana itu untuk biaya pengobatan warga DKI Jakarta yang rentan dan tidak mampu. Sebanyak 3.000 kartu sudah didistribusikan kepada warga pada tahap pertama. Tahun 2013, sasaran KJS 4,7 juta orang. 
 
 Sumber : kompas.com
0 komentar

Here, Peta Digital "Independen" Buatan Nokia


Nokia memperkenalkan layanan peta digital terbarunya, Here, yang berbasis komputasi awan (cloud computing) pada Selasa (13/11/2012) di San Francisco, AS. Here bisa disebut sebagai layanan peta digital independen dari Nokia, karena ia dirancang untuk semua jenis perangkat dan semua jenis sistem operasi.

Meski dibuat oleh Nokia, bukan berarti Here eksklusif hanya untuk ponsel Nokia. Aplikasi Here akan dirancang untuk sistem operasi mobile iOS, Android, Windows Phone, hingga Firefox OS pada 2013 mendatang. Here juga bisa diakses dari segala macam browser di komputer bersistem operasi Windows dan Mac.

"Banyak orang membutuhkan peta yang baik, dan dengan Here kita bisa menyatukan lokasi yang Nokia tawarkan untuk cara lebih baik dalam mengeksplorasi, menemukan, dan berbagi dunia mereka," kata Presiden dan CEO Nokia Stephen Elop dalam siaran persnya.

Nokia berjanji, Here untuk iOS akan dirilis beberapa pekan mendatang, yang mencakup kemampuan akses offline, panduan navigasi suara, dan arah transportasi publik.

Nokia juga menjalin kerjasama dengan Mozilla untuk membuat Here di sistem operasi mobile Firefox OS pada tahun depan.

Untuk Android, Nokia akan merilis software development kit (SDK) Here untuk para produsen ponsel dan tablet Android di tahun 2013 nanti. Tujuannya, memungkinkan para produsen Android menciptakan aplikasi peta digital yang menggunakan konten Nokia.

Saat ini, Here bisa diakses melalui situs web di alamat: www.here.com. Layanan tersebut menggunakan teknologi komputasi awan, yang bisa disinkronisasikan dengan akun Nokia pengguna. Dengan ini, pengguna dapat mengakses data peta pribadi dari perangkat apapun.

Here juga memanfaatkan penggunaan data yang diserahkan secara kolaboratif oleh penggunanya, melalui menu Map Creator. Menu ini mempersilakan pengguna untuk menambah nama jalan atau tempat di sekitarnya, arus lalu lintas, dan sebagainya.

Nokia mengklaim, Here menawarkan proses rendering yang lebih cepat namun penggunaan bandwidth internetnya rendah.

Dari pengalaman KompasTekno mengakses Here dan Nokia Maps dari komputer, kinerja Here memang lebih cepat. Untuk melihat peta dalam tampilan 3D di Here, pengguna tak perlu lagi meng-install plug-in. Meskipun, tampilan antarmuka Here dan Nokia Maps di situs web nyaris sama, hanya saja Here memiliki fitur yang lebih lengkap.
Untuk memperkuat layanan peta digital, Nokia berencana mengakuisisi Earthmine asal Berkeley, California, AS. Teknologi yang dimiliki perusahaan ini akan digunakan untuk mengolah data tampilan 3D di layanan Here. Nokia berharap akusisi Earthmine bisa rampung pada akhir 2012.

Sumber : http://tekno.kompas.com
0 komentar

Suzuki Splash Matik Lebih Mahal


Jakarta,  – Sejak pertama kali Suzuki Splash dipasarkan Maret 2010 hanya ditawarkan dengan satu jenis transmisi, manual. Padahal, konsumen banyak yang menunggu versi transmisi otomatik. Maklum, macet di kota-kota besar - khususnya Jakarta - makin parah. Ketika hal tersebut ditanyakan kepada Davy Tuilan, Direktur Penjualan PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Splash otomatik paling cepat muncul awal 2013.
Alasannya, di negara mobil tersebut berasal, India, transmisi otomatik kurang populer. Akibatnya, prinsipal, Marurti-Suzuki butuh waktu lebih lama untuk mengembangkannya.

"Ketika ada permintaan transmisi otomatik, mereka harus melakukan pengembangan lebih dulu," jelas Davy kemarin. Padahal, Suzuki Indonesia  ingin mempercepat  kehadiran Splash otomatik di Indonesia.   
Ditambahkan, untuk harga, perbedaan antara Splash manual dan otomatik cukup besar, yaitu di atas Rp 11 juta. Alasannya, biaya pengembangannya di India jadi lebih mahal. 
Bila dikira-kira, dengan harga Splash sekarang (hanya satu varian, GL) Rp 148 juta, versi otomatiknya akan dibanderol di atas Rp 160 juta.

Mungkinkah konsumen Indonesia mau membayar lebih mahal untuk mendapatnya?


Sumber : http://otomotif.kompas.com
0 komentar

BP Migas Khawatir Produksi Minyak Terganggu


Badan Pelaksana Hulu Minyak dan Gas Bumi  khawatir produksi migas terganggu menyusul putusan Mahkamah Konstitusi yang membubarkan badan tersebut.

Kepala Badan Pelaksana Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) Priyono di Jakarta, Selasa (13/11/2012), mengatakan, putusan Mahkamah Konstitusi (MK) itu telah membuat status BP Migas tidak konstitusional.
"Kalau tidak konstitusional, maka produknya juga inkonstitusional. Kami jadi tak bisa melindungi kepentingan nasional," katanya.

Menurut dia, pihaknya menangani 353 kontrak, baik kontrak kerja sama maupun penjualan migas. Setiap tahun, pihaknya mengelola hasil penjualan migas senilai 70 miliar dollar AS. Hasil tersebut terbagi menjadi 50 persen bagian pemerintah, 30 persen bagian kontraktor, dan 20 persen biaya operasi.
Dalam putusannya nomor 36/PUU-X/2012 yang dibacakan Ketua Majelis Hakim MK Mahfud MD, lembaga itu menyatakan pasal-pasal yang mengatur tugas dan fungsi BP Migas yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi bertentangan dengan UUD dan tidak memiliki hukum mengikat.

"Selanjutnya, fungsi dan tugas BP Migas dilaksanakan pemerintah cq kementerian terkait, sampai ada undang-undang baru yang mengatur hal tersebut," kata Mahfud saat membacakan putusan pengujian UU Migas.
MK menyatakan frasa "dengan Badan Pelaksana" dalam Pasal 11 Ayat (1), frasa "melalui Badan Pelaksana" dalam Pasal 20 Ayat (3), frasa "berdasarkan pertimbangan dari Badan Pelaksana dan" dalam Pasal 21 Ayat (1), frasa "Badan Pelaksana dan" dalam Pasal 49 UU Migas bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak memiliki kekuatan hukum mengikat.
"Seluruh hal yang berkait dengan badan pelaksana dalam Penjelasan UU Migas bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat," tutur Mahfud.
MK juga menyatakan, Pasal 1 angka 23, Pasal 4 Ayat (3), Pasal 41 Ayat (2), Pasal 44, Pasal 45, Pasal 48 Ayat (1), Pasal 59 huruf a, Pasal 61, dan Pasal 63 UU Migas bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat.

Pengujian UU Migas ini diajukan oleh 30 tokoh dan 12 ormas, di antaranya PP Muhammadiyah yang diwakili Din Syamsuddin, Lajnah Siyasiyah Hizbut Tahrir Indonesia, PP Persatuan Umat Islam, PP Syarikat Islam Indonesia, PP Al-Irsyad Al-Islamiyah, PP Persaudaraan Muslim Indonesia, Solidaritas Juru Parkir, Pedagang Kaki Lima, Pengusaha dan Karyawan (SOJUPEK), dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia.

Selain itu juga Hasyim Muzadi, Komaruddin Hidayat, Marwan Batubara, Fahmi Idris, Sholahuddin Wahid, Laode Ida, Hendri Yosodiningrat, dan AM Fatwa.
Mereka menilai UU Migas membuka liberalisasi pengelolaan migas karena sangat dipengaruhi oleh pihak asing. 
 
 Sumber : ANT
0 komentar

Bubar, BP Migas Jadi Unit Usaha Kementerian ESDM


Pemerintah memutuskan untuk membentuk Unit Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas, sebagai langkah pasca putusan Mahkamah Konsitusi yang berujung pada pembubaran Badan Pelaksana Minyak dan Gas Bumi (BP Migas). Dalam putusannya, MK menyatakan pasal yang mengatur tugas dan fungsi Badan Pelaksana Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) yang diatur dalam UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak memiliki hukum mengikat.

"Peraturan Presiden (Perpres) ini akan mengatur kewenangan dari BP Migas menjadi Unit Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas di Kementerian ESDM," kata Hatta, seusai Rapat Terbatas, di Kantor Kementerian ESDM Jakarta, Selasa (13/11/2012).

Menurut Hatta, Perpres ini juga akan mengukuhkan bahwa lembaga BP Migas akan menjadi Unit Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas di Kementerian ESDM. Perpres ini untuk mengatur kewenangan Menteri ESDM dalam mengelola BP Migas sebagai "anak" barunya.

"Perpres tersebut akan selesai malam ini juga," tambahnya.

Hatta mengungkapkan, Unit Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas ini akan melaksanakan semua fungsi dan kewenangan yang selama ini dijalankan oleh BP Migas. Keputusan untuk membentuk unit usaha ini bertujuan mencegah kevakuman usaha hulu migas. Selain itu, unit usaha ini untuk menjamin semua aktivitas dan kontrak-kontrak tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Adapun, terkait karyawan, pembiayaan dan aset BP Migas akan dialihkan seluruhnya ke unit usaha baru tersebut. Untuk anggarannya, akan diberikan dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Dana akan diambilkan dari keuangan negara," tambah Menteri Keuangan Agus Martowardojo.

Rapat terbatas ini berlangsung sejak pukul 19.00 hingga 23.00 WIB. Rapat dihadiri oleh Menteri Koordinator bidang Perekonomian Hatta Rajasa, Menteri Keuangan Agus Martowardojo, Menteri ESDM Jero Wacik dan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara Azwar Abubakar.


Sumber : kompas.com

Senin, 12 November 2012

0 komentar

Yang Muda yang Anti JIL


Sudah pernah dengar kiprah Jaringan Islam Liberal (JIL), kan? Ya, gerakan yang sering mengatasnamakan kebebasan dalam segala hal ini memang cukup menarik perhatian publik.

Amat sering mereka melontarkan pendapat-pendapat baru yang keluar dari mainstream ajaran telah menjadi ijma’ di kalangan kaum Muslimin. Logika dan rasionalitas biasa mereka jadikan senjata andalan saat mengeluarkan “fatwa baru”.

Padahal, kita tentu menyadari bahwa tak semua hal bisa masuk logika kita. Tak ayal, beberapa ulama atau ustadz yang awam akan logika, filsafat, atau sejenisnya menjadi “galau” dibuatnya. Apalagi, santri-santri yang tentu masih perlu lebih banyak belajar, seringkali silau dengan pemikiran hasil “ijtihad” JIL dan kroni-kroninya. Jadi, jangan remehkan dampak dahsyat produk-produk mereka, kawan-kawan!

Hal itu menjadi salah satu penyebab tidak banyak kaum muda yang mau peduli terhadap gerakan kontra JIL. Demikian yang dulu pernah disampaikan para peneliti Institute for the Study of Islamic Thought and Civilizations (INSISTS) dalam berbagai kesempatan.

Tapi, minimnya animo pemuda tersebut sepertinya akan segera berbalik. Mungkin ia telah sampai pada titik terendah. Kini, animo itu justru nampak perlahan naik. Munculnya gerakan # Indonesia Tanpa JIL (ITJ) adalah bukti nyatanya.

Upaya membendung pemikiran SEPILIS (sekularisme, pluralisme, dan liberalisme) sekarang bukan lagi jadi proyek para cendekiawan Muslim yang hanif (lurus). Kaum muda di berbagai daerah pun sudah mulai ikut serta.

Saya merasakan betul, spirit perlawanan para aktivis ITJ ini saat kemarin (21/10) bertemu langsung dengan mereka. Dalam event # ARISAN (Ahad, Mari Belajar Islam dan Pemikiran) di sekretariat ITJ, Jl. Utan Kayu No. 68B Jakarta Timur tersebut, saya beserta beberapa rekan dari KAMMI Madani memang sengaja hadir. Selain untuk menimba ilmu langsung dari Ust. Adnin Armas, M. A. (Direktur Eksekutif INSISTS), agenda silaturrahim dan menambah link menjadi misi kami. Alhamdulillah, misi-misi tersebut tercapai dengan sukses.

Kembali ke pokok bahasan, kita patut bersenang hati melihat geliat gerakan anti JIL sudah mulai digandrungi para pemuda. Jangan bayangkan bahwa para aktivis ITJ itu ialah mereka semua yang berjenggot serta berkerudung dan berjilbab lebar. Beberapa sosok  yang sempat tertangkap mata saya justru tak sedikit yang tidak masuk kriteria itu.

Artinya, gerakan anti JIL ternyata sudah bukan lagi milik para aktivis pergerakan Islam saja. Mereka yang bercelana jeans, berkumis, bahkan yang masih senang merokok pun ikut dalam ITJ. Mengapa demikian? Menurut saya, amat tepat apa yang Ust. Adnin sampaikan kemarin. Ustadz  yang dikenal ahli filsafat serta menguasai Bahasa Inggris dan Latin ini kurang lebih berujar seperti ini:

“Sebenarnya setiap pribadi Muslim yang jujur dalam memahami Islam secara umum saja, tahu bahwa apa yang dilakukan oleh JIL itu tidak benar. Jadi, tidak perlu pintar-pintar amat untuk menentukan sikap terhadap kerancuan berpikir ala JIL. Bukankah keyakinan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah nabi terakhir sudah final? Bukankah telah jelas bahwa Alquran itu dijamin oleh Allah tentang kesuciannya dan terhindar dari penyimpangan? Siapa pun, asalkan masih berpikir secara objektif pasti tidak setuju kalau ada yang mencoba mengktritisi hal yang sudah pasti kebenarannya itu.”

Maka, menjadi hal yang menarik melihat pergulatan pemikiran ini sudah tak lagi menjadi arena para “sesepuh”. Biarlah mereka dari kalangan JIL banyak merekrut sarjana bahkan doktor bertitel yang sudah tak beres lagi pemikirannya.

Maka, di sini kaum muda Muslim sudah mulai merapat dengan para intelektual Muslim yang insyaAllah masih hanif. Akan tetapi, tentu upaya meng-upgrade kapasitas dan kualitas keilmuan tetap akan menjadi salah satu agenda kami. Jika saat ini sudah mulai tumbuh tunas muda anti JIL, maka tidakkah kamu malu jika hanya berdiam diri?


RM, 23 Oktober 2012



Nur Afilin
Mahasiswa


Sumber : http://www.republika.co.id
0 komentar

Grasi Terhadap Ola, Negara 'Lunak' terhadap Sindikat


Pemberian grasi atau pengampunan berupa pengurangan hukuman oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terhadap terpidana mati kasus narkotika, Meirika Franola alias Ola, menjadi tamparan telak. Mengapa?

Dalam suatu penangkapan terhadap kurir narkotika berinisial NA di Bandung, Jawa Barat, terungkap NA diduga dikendalikan oleh Ola yang belum lama ini mendapat grasi. Grasi juga diberikan kepada terpidana mati perkara narkotika, Deni Setia Maharwa.

Sebelumnya, presiden juga memberikan grasi kepada Schapelle Leigh Corby. Corby, warga negara Australia yang memasukkan narkotika dari Australia, mendapat keringanan hukuman selama lima tahun dari hukuman yang harus dijalani, yaitu selama 20 tahun.

Mahkamah Agung (MA) pun pernah mengubah hukuman mati terhadap terpidana perkara narkotika, Hanky Gunawan dan Hillary Chimezie, warga negara Nigeria, menjadi hukuman 15 tahun penjara.
Berbeda dengan Singapura atau China, Indonesia akan dianggap negara ”lunak” atau ”lembek” dalam memberi sanksi terhadap pelaku kejahatan narkotika.

Padahal, setiap ada penangkapan bandar narkotika dari jaringan internasional, publik diperlihatkan betapa dahsyat serangan narkotika ke pasar Indonesia.
Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Inspektur Jenderal Benny Mamoto pernah mengungkapkan, Indonesia menjadi pasar potensial pelaku kejahatan narkotika internasional karena pasar besar, harga bagus, dan sanksi hukum yang masih lemah.

Dari data BNN, jumlah kasus penyalahgunaan narkotika tahun 2011 mencapai 29.526 kasus. Tahun 2010, jumlah kasus penyalahgunaan narkotika sebanyak 26.461 kasus. Jumlah tersangka dalam kasus narkotika tahun 2011 sebanyak 36.392 orang, dan tahun 2010 sebanyak 33.274 tersangka.
Estimasi kerugian biaya ekonomi akibat narkoba tahun 2011 lebih tinggi sekitar 49 persen dibandingkan tahun 2008. Tahun 2011, total kerugian biaya diperkirakan Rp 48,2 triliun, yaitu terdiri atas Rp 44,4 triliun kerugian biaya individual dan Rp 3,8 triliun biaya sosial.

Mengapa pejabat negara, pemerintah, atau bahkan penegak hukum terkesan belum memiliki komitmen yang kuat? Ada berbagai faktor. Salah satunya, godaan yang begitu menggiurkan dari bisnis narkotika, yaitu uang dalam jumlah yang besar. Tidak jarang, aparat BNN menangkap petugas lembaga pemasyarakatan karena terkait dengan perdagangan narkotika di dalam penjara.

Pengusutan proses
Grasi memang merupakan hak prerogatif presiden yang tidak dapat diganggu gugat. Namun, yang menjadi persoalan, bagaimana proses grasi diajukan sehingga grasi pada akhirnya bisa keluar.
Anggota Komisi III DPR, Bambang Soesatyo, menilai presiden telah ”kecolongan” dalam memberikan grasi kepada terpidana mati Ola. ”Saran Saya, Presiden perlu memerintahkan sebuah penyelidikan internal untuk mengetahui siapa saja yang terlibat dalam merekomendasikan grasi untuk Ola,” tuturnya.
Pengusutan proses itu juga menjadi penting untuk memastikan apakah ada jaringan Ola yang mampu menembus Kantor Kepresidenan untuk mendapatkan kebijakan grasi.


Sumber : http://nasional.kompas.com

Minggu, 04 Desember 2011

0 komentar

Sierra Soetedjo - Only one - Full Album

Songs :
1. The Only One
2. Fallen
3. Lately
4. Something
5. Save the Last Dance
6. Especially For You
7. Leaving On a Jet Plane
8. Have I Told You Lately That I Love You
9. Thank You Love
Bonus track: Especially For You feat. Jed Madela
Download :

Link 1 : http://goo.gl/4Fgwt

Link 2 : http://goo.gl/852Wm


Sierra Soetedjo adalah seorang pendatang baru dalam blantika musik jazz, yang mendalami vokal di WAAPA (Western Australia Academy of Performing Arts). Sierra juga sempat menjadi bintang tamu dalam album ke-3 Tompi My Happy Life dimana Sierra berduet dengan Tompi dalam lagu Love Letter.
Sierra juga beberapa kali tampil di Java Jazz Festival ataupun duet dengan Katon Bagaskara untuk beberapa lagu Kla Project. Selain itu Sierra juga sering tampil di Salihara Community ataupun dalam Pitoelas Big Band.

Album debut Sierra ini berisikan lagu-lagu pop Barat yang diaransemen secara akustik, sehingga menjadi lebih easy listening, manis dan fresh. Lagu-lagu ini sangat sesuai dengan karakter vocal Sierra yang lembut, manja dan romantis.
Yang menarik adalah lagu track pertama yang berjudul 'The Only One', sangat mengejutkan ternyata lagu yang indah ini diciptakan oleh Adi Bing Slamet, yang sebelumnya ada di album OST film Merpati Tidak Pernah Ingkar Janji.

Selain itu, lagu Something yang sebelumnya dibawakan ala rock n roll oleh Beatles, diaransemen dalam versi akustik.
Lagu-lagu andalan yang juga tidak kalah menarik untuk disimak adalah Fallen, Lately, Save the Last Dance, Especially For You, Leaving On a Jet Plane, Have I Told You Lately That I Love You dan Thank You Love.
Sebagai bonus track, Sierra berduet dalam lagu 'Especially For You' dengan penyanyi ballad dari Philipina, Jed Madela.
Album ini sangat menarik untuk dijadikan koleksi.


Sumber : Google