Tampilkan postingan dengan label Game. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Game. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 November 2012

0 komentar

COD: Black Ops II 'Curi' Euforia Halo 4


Inggris - Mata penggemar game hardcore akan segera beralih secara singkat dari Halo 4. Euforia game besutan Microsoft tersebut diprediksi segera 'dicuri' Call of Duty: Black Ops II yang dirilis dalam waktu hampir bersamaan.

Ya, secara resmi COD: Black Ops II akan dijual di toko -- khususnya di Inggris -- mulai Rabu (13/11/2012) waktu setempat. Diprediksi, sekuel game ini akan menuai sukses yang lebih besar dari seri sebelumnya, COD: Modern Warfare 3.

Seperti diketahui, Modern Warfare 3 sukses mencatatkan penjualan USD 400 juta dalam waktu sehari di toko game Amerika Serikat dan Inggris. Bahkan game ini berhasil meraup USD 1 miliar dengan kurun waktu 16 hari. Demikian yang detikINET kutip dari Telegraph, Selasa (13/11/2012).

Game first-person shooter ini akan tersedia untuk platform PC, Xbox 360 dan Playstation 3. Rencananya Black Ops II juga akan hadir di versi Nintendo Wii U pada 18 November mendatang.

Sekadar catatan, menurut data Microsoft, Halo 4 dalam sehari meraup penjualan USD 220 juta atau setara dengan Rp 2,1 triliun (USD 1 = Rp 9.620).

Angka tersebut memang tergolong luar biasa, apalagi Halo 4 hanya dirilis secara eksklusif untuk Xbox 360. Penjualan sebesar itu juga konon sudah mengalahkan film Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 2 dan The Avengers para periode yang sama.


Sumber :  http://inet.detik.com

Senin, 12 November 2012

0 komentar

Game, 'Bayi' Industri Kreatif yang Lagi Lucu-lucunya


Jakarta - Beberapa tahun lalu, mungkin tidak terpikir untuk memperhitungkan game dalam daftar industri kreatif Tanah Air. Kini, ibarat bayi mungil, game sedang 'lucu-lucunya' berkembang dan tumbuh pesat.

"Pasar game di Indonesia sudah luas banget. Marketnya ada, potensinya ada, dan terus tumbuh," kata Arief Widhiyasa, CEO Agate Studio, salah satu developer game asal Bandung.

Untuk skala dunia, sejak lima tahun terakhir game sudah menjadi industri dengan pertumbuhan tercepat. Bahkan dikatakan Arief, industri game mulai mengalahkan industri film.

"Di dunia, industri game itu tiga kali lipat dari industri film. Artinya, Indonesia juga punya potensi untuk ke sana. Dari sisi market, di kita tumbuh pesat. Terutama sekarang sudah mulai ada ekonominya. Bisa jadi industri," papar pemuda berkacamata ini.

Namun jika mau dibandingkan dengan di luar negeri, masih menurut Arief, harus diakui bahwa industri game di Indonesia masih tertinggal jauh. Disebutkannya, maturity gap atau rentang kedewasaan industri game Tanah Air dengan di luar negeri, adalah 15-20 tahun.

Dibandingkan dengan Jepang, lebih jauh lagi. Maturity gap antara Indonesia dengan Jepang, yang merupakan salah satu negeri dengan industri game tertua, adalah 20-25 tahun.

"Jadi kalau pun misalnya Agate jadi yang terbesar di Indonesia, di dunia kami belum apa-apa. Kacang mente lah istilahnya," kelakar Arief.

Namun Arief sendiri melihat sisi positif dari apa yang diketahuinya ini. Karena masih 'bayi', menurutnya ini justru peluang bagi industri game Indonesia untuk melebarkan sayap.

"Kita masih punya banyak ruang untuk berkembang. Kalau mereka kan sudah mentok lah istilahnya," simpulnya.


Sumber : http://inet.detik.com